Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu ARP? Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan, dan Kekurangannya

Misalkan kita ingin mengakses situs web seperti google.com. Browser di belakang layar akan menggunakan layanan application layer seperti HTTP untuk membangun koneksi antara dua sistem.

HTTP akan mendapatkan bantuan dari lapisan transport termasuk TCP (Transmission Control Protocol) dan menambahkan informasi seperti nomor Port dan rincian mengenai protokol lapisan transport.

Lapisan jaringan akan menambahkan informasi IP. Network Layer akan menambahkan alamat IP sumber dan alamat IP tujuan.

Bagaimana komputer sumber mengetahui mengenai alamat IP tujuan? DNS akan menyelesaikan URL atau nama ke alamat IP.

Paket data kemudian diturunkan ke lapisan 2 yaitu lapisan data link. Di lapisan ini, komunikasi terjadi sebagian besar melalui MAC address atau alamat fisik (MAC address adalah alamat fisik permanen komputer).

Sekarang bagaimana komputer sumber mengetahui alamat IP tujuan atau alamat MAC yang terkait dengannya?

Di sinilah peran ARP dibutukan. ARP merupakan protokol yang membantu dalam mengetahui MAC address dari komputer tujuan yang diberikan oleh alamat IP.

Daftar Isi

Pengertian ARP

ARP adalah singkatan dari Address Resolution Protocol, yang digunakan untuk menemukan MAC address perangkat dari alamat IP yang diketahui.

Artinya, perangkat sumber sudah mengetahui alamat IP tetapi tidak mengetahui MAC address perangkat tujuan.

Apa itu ARP? Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan, dan Kekurangannya

MAC address perangkat diperlukan karena kita tidak dapat berkomunikasi dengan perangkat di jaringan area lokal (Ethernet) tanpa mengetahui MAC Address-nya.

Jadi, Address Resolution Protocol (ARP) membantu mendapatkan alamat MAC perangkat tujuan.

Address Resolution Protocol adalah salah satu protokol paling penting dari lapisan jaringan dalam model OSI.

Tugas utama ARP adalah mengubah 32- bit alamat IP (untuk IPv4) ke alamat 48-bit yaitu alamat untuk MAC Address.

Cara Kerja ARP

Pada lapisan jaringan ketika node sumber ingin mengetahui MAC address perangkat tujuan terlebih dahulu mencari MAC address (physical address) di cache ARP atau tabel ARP.

Jika ada di sana maka akan menggunakan MAC address tersebut untuk berkomunikasi. Jika ingin melihat cache ARP (misalnya sistem operasi Windows), kita bisa melakukannya dengan membuka Command Prompt dan ketik perintah —'arp -a' (tanpa tanda kutip).

Jika MAC address tidak terdapat pada tabel ARP maka perangkat sumber akan menghasilkan pesan ARP request.

Dalam pesan request, perangkat sumber memasukkan MAC address-nya sendiri, alamat IP-nya, alamat IP tujuan, dan MAC address tujuan dibiarkan kosong karena perangkat sumber berusaha menemukan ini.

Perangkat sumber akan menyiarkan pesan ARP request ke jaringan lokal. Pesan broadcasr diterima oleh semua perangkat lain di jaringan LAN.

Sekarang setiap perangkat akan membandingkan alamat IP tujuan dengan alamat IP-nya sendiri. Jika alamat IP tujuan sesuai dengan alamat IP perangkat maka perangkat akan mengirimkan pesan ARP reply. Jika alamat IP tidak cocok maka perangkat hanya akan melakukan tindakan dropping paket.

Perangkat yang alamat IP-nya telah cocok dengan alamat IP tujuan dalam paket akan membalas dan mengirim pesan ARP reply.

Pesan ARP reply ini berisi MAC address perangkat ini. Perangkat tujuan memperbarui tabel ARP-nya dan menyimpan MAC address sumber karena akan segera menghubungi perangkat sumbernya. Sekarang, node sumber menjadi node tujuan (target) untuk perangkat ini dan pesan ARP reply dikirim.

Pesan balasan ARP adalah unicast dan tidak disiarkan karena sumber yang mengirim balasan ARP ke tujuan mengetahui alamat MAC perangkat sumber.

Ketika perangkat sumber menerima ARP reply, ia mengetahui MAC address tujuan dan juga memperbarui cache ARP-nya.

Sekarang paket dapat dikirim sebagai MAC address sumber saat ini sebagai tujuan.

Jenis-Jenis ARP

Ada empat jenis Address Resolution Protocol, yakni:

  • Proxy ARP
  • Gratuitous ARP
  • Reverse ARP (RARP)
  • Inverse ARP

Kelebihan Menggunakan ARP

Berikut adalah beberapa kelebihan protokol ARP

  • MAC address dapat dengan mudah diketahui jika kita mengetahui alamat IP.
  • Node akhir tidak perlu dikonfigurasi untuk mengetahui MAC address karena dapat ditemukan saat dibutuhkan.

Kekurangan Menggunakan ARP

Adapun kekurangan menggunakan ARP adalah adanya kemungkinan terjadi serangan ARP seperti ARP spoofing dan ARP Denial of Service.

ARP Spoofing adalah teknik yang memungkinkan pelaku jahat untuk menyerang jaringan ethernet yang dapat menyebabkan data frame sniffing pada LAN yang diaktifkan.

Selain itu, penyerang dapat menghentikan lalu lintas jaringan yang juga dikenal sebagai ARP Denial of Service.

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat mengenai pengertian, cara kerja, kelebihan, dan kekurangan ARP. Semoga informasi yang disajikan dapat bermanfaat dan menambah khazanah pengetahuan kita.

Jika Anda suka dengan artikel seperti ini, Anda dapat mengunjungi rubrik Jaringan atau membaca artikel lainnya mengenai "HTTP Status Code".

Salam!

Referensi:

Trivusi
Trivusi Ikatlah ilmu dengan menulis. Menebar manfaat dengan berbagi :)

Posting Komentar untuk "Apa itu ARP? Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan, dan Kekurangannya"