Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Big Data Analytics: Pengertian dan Jenis-jenisnya

Big Data Analytics: Pengertian dan Jenis-jenisnya
Ilustrasi big data. Sumber gambar: pixabay.com
Big Data Analytics: Pengertian dan Jenis-jenisnya - Saat ini, perusahaan mulai menyadari pentingnya ketersediaan data dalam jumlah besar untuk mengambil keputusan yang tepat dan mendukung strategi di masa mendatang.

Dengan perkembangan teknologi mutakhir, internet dan media sosial, produksi data digital terus berkembang.

Karena hal tersebut kemudian muncul istilah Big Data (Maha Data).

Istilah ini mengacu pada massa heterogen dari data digital yang dihasilkan oleh perusahaan dan individu yang karakteristiknya memerlukan penyimpanan komputer dan alat analisis yang spesifik serta semakin canggih. 

Untuk mengekstrak data-data tersebut agar berguna dan menjadi sebuah pengetahuan baru, diperlukan kemampuan analisis yang mendalam.

Kemampuan tersebut erat kaitannya dengan cabang studi Big Data Analytics.

Nah, melalui artikel ini trivusi.web.id akan menjabarkan tentang apa itu Big Data Analytics dan apa saja jenis-jenisnya.

Daftar Isi

Pengertian Big Data Analytics

Big Data pada umumnya mengacu pada data yang sukar disimpan pada penyimpanan konvensional karena pertumbuhannya yang bersifat eksponensial.

Sebagai sebuah resource, Big Data membutuhkan alat dan metode yang dapat diterapkan untuk menganalisis dan menemukan pola dari data berskala besar. 

Cara analisis data pun terus berkembang karena variasi dan kecepatan data yang ada. 

Big Data Analytics hadir untuk membantu proses mengumpulkan, mengatur, menganalisis kumpulan data besar dalam menemukan pola yang berbeda dan informasi berguna lainnya.

Big Data Analytics adalah seperangkat teknologi dan teknik yang memerlukan bentuk integrasi baru untuk mengungkapkan nilai tersembunyi yang berasal dari himpunan data.

Himpunan data tersebut memiliki sifat berbeda dari yang biasa, cenderung lebih kompleks, dan memiliki skala besar. 

Big Data Analytics berfokus pada pemecahan masalah baru atau masalah lama dengan cara yang lebih baik dan efektif.

Jenis-jenis Big Data Analytics

Big Data Analytics terdiri atas 4 jenis. Berikut adalah keempat jenis tersebut:

1. Analisis Deskriptif

Jenis analisis ini untuk menjawab pertanyaan: Apa yang terjadi?

Analisis deskriptif adalah tahap awal pemrosesan data yang menciptakan himpunan data secara historis. Analisis jenis ini memberikan probabilitas dan tren masa depan serta memberikan gambaran tentang apa yang mungkin terjadi di masa depan.

2. Analisis Diagnostik

Jenis analisis ini untuk menjawab pertanyaan: Mengapa hal itu terjadi?

Analitik diagnostik mencari akar penyebab masalah. Analisis ini digunakan untuk menentukan mengapa sesuatu terjadi. Jenis analisis ini berusaha menemukan dan memahami penyebab peristiwa dan perilaku.

3. Analisis Prediktif

Jenis analisis ini untuk menjawab pertanyaan: Apa yang mungkin terjadi?

Analisis prediktif menggunakan data masa lalu untuk memprediksi masa depan. Layaknya seperti peramal. Analisis prediktif menggunakan banyak teknik seperti data mining dan kecerdasan buatan untuk menganalisis data saat ini dan membuat skenario tentang apa yang mungkin terjadi di masa mendatang.

4. Analisis Preskriptif

Jenis analisis ini untuk menjawab pertanyaan: Apa yang harus dilakukan?

Analisis preskriptif didedikasikan untuk menemukan tindakan yang tepat untuk diambil. Analisis deskriptif bertugas menyediakan data historis, dan analisis prediktif membantu memperkirakan apa yang mungkin terjadi. Nah, analisis preskriptif menggunakan parameter ini untuk menemukan solusi terbaik.

Penutup

Demikianlah artikel singkat mengenai pengertian dan jenis-jenis Big Data Analytics. Semoga bermanfaat.

Salam.

Trivusi
Trivusi Ikatlah ilmu dengan menulis. Menebar manfaat dengan berbagi :)

Posting Komentar untuk "Big Data Analytics: Pengertian dan Jenis-jenisnya"